1
1
ORELANEWS.COM – BETUN, – Masa Perkenalan (Maper) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Kefamenanu khususnya Komisariat Gamaliel telah berlangsung dengan baik dan penuh sukacita di GMIT Getsemani Lalor, Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka. Selasa, (30/06/2026).
Penanggung jawab GMIT Getsemani Lalor, Petrus Seran menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Maper dengan lancar dan penuh tanggung jawab.
Mewakili pihak gereja, Ia juga menyambut baik kehadiran GMKI sebagai organisasi mahasiswa yang terus berkomitmen dalam pelayanan, persekutuan, dan kesaksian di tengah kehidupan kampus maupun masyarakat.
“Pesan saya kepada seluruh anggota baru yang telah dilantik agar mampu menjalankan visi dan misi GMKI dengan sungguh-sungguh serta diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari organisasi secara formal, tetapi juga aktif dalam menjalankan nilai-nilai pelayanan dan pengabdian,” kata Petrus Seran.
Ketua Komisioner Bawaslu Kabupaten Malaka, yang juga sebagai senior GMKI, Nadab Bety menyampaikan ucapan selamat kepada 11 anggota baru GMKI Komisariat Gamaliel yang telah resmi dilantik. Harapannya dengan kehadiran anggota baru dapat membawa semangat baru bagi perkembangan organisasi ke depan.
“Pentingnya kepemimpinan dan arah masa depan, beliau mengajak seluruh anggota baru untuk mulai memikirkan dan mempersiapkan diri mengenai akan menjadi pribadi seperti apa di masa mendatang. Kepemimpinan dinilai bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang bagaimana seseorang mampu membawa perubahan positif bagi diri sendiri, organisasi, gereja, dan masyarakat,” kata Nadab Bety.
Baca Juga: Wacana Penutupan Prodi oleh Pemerintahan Prabowo Menuai Kritik, ini Sikap GMKI Kefamenanu
Sementara itu, Ketua Cabang GMKI Cabang Kefamenanu Imanuel Nomlene dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Maper, mulai dari pihak gereja, Badan Pengurus Cabang (BPC), para senior, Pengurus Komisariat (PK) Gamaliel, PK Wilayah I, hingga seluruh anggota baru.
Ia menegaskan bahwa GMKI adalah organisasi yang menjalankan tugas panggilan gereja. Oleh karena itu, Pendalaman Alkitab harus tetap menjadi napas dalam setiap gerak dan pelayanan organisasi. Nilai-nilai kekristenan harus terus menjadi landasan dalam menjalankan setiap program dan pengabdian.
Imanuel juga menyoroti perkembangan Generasi Z yang hidup di era digital dengan berbagai kemajuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Menurutnya, perkembangan teknologi membawa banyak manfaat, tetapi juga menghadirkan tantangan yang perlu disikapi dengan bijaksana. Oleh sebab itu, kader GMKI dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai, karakter, dan integritas.
Secara khusus, Imanuel memberikan apresiasi kepada 11 anggota baru yang telah berani mengambil keputusan untuk bergabung dan berproses dalam GMKI. Keputusan tersebut dinilai sebagai langkah awal yang penting dalam perjalanan pembentukan karakter, kepemimpinan, dan pelayanan.
“Malam ini bukanlah akhir dari sebuah kegiatan, melainkan awal dari tugas dan tanggung jawab baru bagi para Pengurus dan Anggota Komisariat Gamaliel,” kata Imanuel Nomlene.
Menutup sambutannya, Imanuel juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pihak apabila dalam proses pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan maupun hal-hal yang kurang berkenan.
“Dengan berakhirnya kegiatan Maper ini, diharapkan seluruh anggota baru GMKI Komisariat Gamaliel dapat bertumbuh menjadi kader yang berintegritas, beriman, serta mampu menjadi terang dan garam di tengah gereja, kampus, dan masyarakat,” tutup Imanuel Nomlene.***