1
1
ORELA.NEWS,—ATAMBUA— Mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Timor (Unimor) mengedukasi siswa SDK Fulanmonu tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui kegiatan cuci tangan dan sikat gigi bersama.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Umaklaran, Kabupaten Belu, dalam rangka Praktek Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa yang sedang berlangsung.
Ketua Tim PKL, Redemtius Naben, menjelaskan bahwa edukasi ini bertujuan membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini pada anak-anak.
“Tujuan utama mencuci tangan dan sikat gigi bagi anak SD adalah menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah penularan penyakit infeksi seperti diare, flu, dan cacingan, serta menjaga kesehatan gigi dari karies,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Ia menambahkan, kebiasaan sederhana tersebut berdampak besar terhadap kesehatan dan perkembangan anak.
“Kebiasaan ini meningkatkan imunitas, mengurangi absensi sekolah, serta mengoptimalkan tumbuh kembang anak,” jelasnya.
Menurut Naben, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir sangat efektif untuk membunuh kuman, bakteri, dan virus yang menempel setelah beraktivitas.
Selain itu, kebiasaan ini juga mencegah penyakit saluran pencernaan seperti diare dan hepatitis A, serta menghindari perpindahan kuman dari tangan ke mulut, hidung, dan mata.
Tak hanya itu, mahasiswa juga mengedukasi siswa untuk menyikat gigi minimal dua kali sehari guna menjaga kesehatan gigi dan mulut.
“Tujuannya untuk mencegah gigi berlubang, menghilangkan sisa makanan dan plak pada permukaan gigi dan gusi,” tambahnya.
Ia berharap edukasi yang diberikan dapat membentuk kemandirian siswa dalam menjaga kebersihan diri.
“Melalui edukasi rutin di sekolah, anak-anak diharapkan mandiri dalam memelihara kebersihan diri sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SDK Fulanmonu, Marselus Nahak, menyambut positif kegiatan tersebut.
Menurutnya, edukasi hidup sehat merupakan bagian penting dari pendidikan karakter bagi siswa.
“Kegiatan ini bertujuan menanamkan disiplin sejak dini, meningkatkan kesehatan siswa, serta mencegah penyakit untuk mendukung prestasi belajar,” katanya.
Ia menekankan bahwa kebersihan tangan serta kesehatan gigi dan mulut harus diajarkan sejak dini agar menjadi kebiasaan permanen.
Marselus juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan di sekolah.
“Kerja sama penting, karena itu saya mengajak orang tua untuk melanjutkan kebiasaan baik ini di rumah,” pungkasnya.