Popular Posts

Tim Pengabdian FEB Unimor Dampingi BUMDes Pala Opat Tingkatkan Kualitas Laporan Keuangan

ORELANEWS.COM – KEFAMENANU,– Pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Menyadari pentingnya hal tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat yang terdiri dari dosen Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Timor (Unimor) yakni Prof. Dr. Sirilius Seran SE., MS, Dr. Kamilaus K. Oki SE., ME, Paulina Rosna Dewi Redjo SE., M.Ak, Ismi Andari S.Sos., M.SP dan Emilia Kiha SE., M.Si melaksanakan kegiatan pendampingan pembuatan laporan keuangan bagi BUMDes Pala Opat, Desa Tubu, Bikomi Nilukat, Timor Tengah Utara. Sabtu, (22/09/2026).

Menurut Prof. Serilius Seran, kegiatan pendampingan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengelola BUMDes dalam melakukan pencatatan transaksi keuangan serta menyusun laporan keuangan secara lebih sistematis, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Tim Pengabdian FEB Unimor Dorong Inovasi Kemasan Kopi BUMDes Pala Opat melalui Kemasan Saset 15 Gram

Pendampingan tidak hanya diberikan dalam bentuk penyampaian materi, tetapi juga dilakukan secara langsung melalui praktik pencatatan dan penyusunan laporan keuangan. Dengan pendekatan tersebut, pengelola BUMDes diharapkan dapat memahami hubungan antara setiap transaksi dengan laporan keuangan yang dihasilkan.

Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas

Gambar istimewa

Prof. Sirilius menjelaskan bahwa kemampuan mengelola dan melaporkan keuangan merupakan bagian penting dalam tata kelola BUMDes.

“BUMDes tidak hanya dituntut mampu menjalankan kegiatan usaha, tetapi juga harus mampu mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangannya. Laporan keuangan yang baik menjadi dasar untuk mengetahui kondisi usaha sekaligus meningkatkan transparansi dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Sekelompok Pemuda Kelurahan Sasi TTU Menambal Jalan Berlubang di Depan Kantor DPRD TTU Menuju Unimor

Menurutnya, laporan keuangan dapat menjadi instrumen penting bagi pengelola BUMDes dalam mengevaluasi perkembangan usaha dan menentukan kebijakan pada periode berikutnya.

Sementara itu, Dr. Kamilaus Oki menekankan pentingnya pencatatan transaksi secara rutin dan konsisten.

“Permasalahan yang sering dihadapi dalam pengelolaan keuangan usaha adalah transaksi belum dicatat secara teratur atau pencatatannya belum mengikuti sistem yang jelas. Melalui pendampingan ini, kami mendorong pengelola BUMDes agar membiasakan setiap transaksi dicatat dan memiliki bukti yang dapat ditelusuri,” jelasnya.

Baca Juga: Sukses Lakukan Maper GMKI Kefamenanu di Wilayah II, Imanuel Nomlene Harapkan Anggota Terus Tumbuh

Ia menambahkan bahwa pencatatan yang tertib akan memudahkan pengelola ketika menyusun laporan keuangan sekaligus mengetahui arus masuk dan keluar dana usaha.

Dari Pencatatan Transaksi hingga Laporan Keuangan

Paulina Redjo mengatakan bahwa pendampingan diarahkan agar pengelola BUMDes memahami bahwa laporan keuangan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga merupakan alat untuk mengambil keputusan.

“Kami ingin pengelola BUMDes memahami bahwa laporan keuangan bukan hanya angka-angka yang harus dibuat untuk memenuhi administrasi. Informasi keuangan dapat digunakan untuk mengetahui apakah usaha mengalami perkembangan, berapa pendapatan dan beban yang terjadi, serta bagaimana kondisi keuangan BUMDes,” ungkapnya.

Baca Juga: LBH DPD GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat NTT

Gambar istimewa

Dalam proses pendampingan, pengelola diperkenalkan pada tahapan pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan. Dengan demikian, data transaksi yang selama ini terjadi dalam kegiatan usaha dapat diolah menjadi informasi keuangan yang lebih mudah dipahami dan digunakan.

Sedangkan, Ismi Andari menyoroti pentingnya ketelitian dalam proses pencatatan dan pengelolaan dokumen keuangan.

“Ketelitian menjadi kunci dalam penyusunan laporan keuangan. Setiap transaksi perlu dicatat berdasarkan bukti yang tersedia agar informasi yang dihasilkan dapat dipercaya. Karena itu, kami juga mendorong BUMDes untuk lebih tertib dalam menyimpan bukti transaksi dan dokumen pendukung,” katanya.

Menurutnya, administrasi keuangan yang tertata akan membantu pengelola BUMDes ketika melakukan evaluasi, pemeriksaan, maupun menyusun laporan pertanggungjawaban kepada pihak terkait.

Baca Juga: Kolaborasi YBLL dan Bimatu Lentera Menghidupkan Budaya dan Lingkungan Melalui Literasi Iklim di Batas RI-RDTL

Laporan Keuangan sebagai Dasar Pengambilan Keputusan

Sementara itu, Emilia Kiha menegaskan bahwa kegiatan pendampingan diharapkan tidak berhenti pada kemampuan membuat laporan, tetapi dapat membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih baik.

“Target kami bukan hanya agar BUMDes mampu menghasilkan laporan keuangan, tetapi juga mampu menggunakan informasi dalam laporan tersebut untuk mengambil keputusan. Ketika kondisi keuangan diketahui dengan baik, pengelola akan lebih mudah menentukan langkah pengembangan usaha ke depan,” tuturnya.

Mendorong Tata Kelola BUMDes yang Lebih Profesional

Baca Juga: GAMKI TTU dan Yayasan Bambu Lakukan Kerjasama Pembibitan dan Penanaman Bambu di Kefamenanu

Melalui kegiatan pendampingan tersebut, tim pengabdian mendorong BUMDes Pala Opat untuk membangun sistem pengelolaan keuangan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Laporan keuangan yang disusun secara sistematis diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi keuangan BUMDes, termasuk pendapatan, beban, aset, kewajiban, modal, serta hasil usaha yang diperoleh.

Keberadaan laporan keuangan yang baik juga dapat menjadi dasar bagi pengelola untuk melakukan evaluasi terhadap kegiatan usaha. Dengan informasi yang lebih akurat, BUMDes dapat menentukan usaha mana yang perlu dikembangkan, melakukan efisiensi biaya, serta merencanakan penggunaan dana secara lebih tepat.

Kegiatan pendampingan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat kapasitas pengelola BUMDes sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa.

Baca Juga: Prodi Kimia Unimor Meraih Bronze Medal di Undhira Bali, Sefri Korbafo: Mahasiswa jangan Pesimis Sekalipun Minim Apresiasi

Tim pengabdian berharap BUMDes Pala Opat mampu menerapkan pencatatan dan pelaporan keuangan secara konsisten, sehingga tata kelola usaha menjadi semakin profesional dan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat desa.

Pada akhirnya, penguatan kapasitas pengelolaan keuangan bukan hanya berkaitan dengan kemampuan menyusun laporan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun BUMDes yang transparan, akuntabel, sehat, dan berkelanjutan.***

One thought on “Tim Pengabdian FEB Unimor Dampingi BUMDes Pala Opat Tingkatkan Kualitas Laporan Keuangan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *