1
1
1
2
3
ORELANEWS.COM – KEFAMENANU, – Ikatan Mahasiswa Bikomi (IMB) Kefamenanu berhasil mencetak beberapa kader yang turut berkontribusi bersama mahasiswa lainnya dari Universitas Timor (Unimor) dalam ajang-ajang perlombaan nasional.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum (Ketum) melalui BPH, Ketua Bidang (Kabid) Keilmuan dan Penalaran, Januario Da Costa Fernandes. Senin, (18/05/2026).
Salah satu event nasional yang diikuti oleh anggota IMB Kefamenanu adalah Mandalika Essay Competition 8 (MEC 8) yang diselenggarakan oleh Universitas Mataram (Unram) pada 16/05/2026.
Menurut Januario Da Costa Fernandes, MEC 8 merupakan wadah aktualisasi nalar kritis mahasiswa dan juga kader organisasi IMB, tolak ukur daya saing lembaga, dan sinergi keilmuan dan pengabdian.
“Mandalika Essay Competition 8 bukan sekadar lomba menulis, melainkan panggung ilmiah yang tepat bagi mahasiswa yang juga anggota IMB untuk menuangkan ide, gagasan kreatif, dan solusi konkret terhadap isu-isu kontemporer,” kata Januario Da Costa Fernandes.
Lanjutnya bahwa, ajang nasional tersebut menjadi barometer untuk melihat sejauh mana kemampuan berpikir kritis, metodologi penulisan, dan analisis ilmiah.
“Melalui ajang ini, kader IMB Kefamenanu mampu bersaing dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia,” lanjut Kabid Keilmuwan dan Penalaran tersebut.
Kabid Keilmuan dan Penalaran IMB Kefamenanu itu memandang MEC 8 sebagai jembatan ilmu, dimana teori akademis yang didapat di bangku kuliah dikonversikan menjadi karya tulis yang aplikatif dan berdampak nyata.
Harapannya bagi kader-kader IMB Kefamenanu agar melalui event tersebut, kader IMB yang lain juga dapat menumbuhkan mental juara dan menepis rasa minder.
“Melalui keikutsertaan anggota IMB, semoga terbentuknya kultur literasi yang kuat, regenerasi penulis ilmiah yang berkelanjutan, dan membawa pulang solusi untuk Tanah Bikomi khususnya dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) pada umumnya.
Sedangkan Kabid Kaderisasi IMB, Anjelina Unab berpendapat bahwa kegiatan MEC 8 menjadi salah sarana penting dimana dapat membangun hard skill kader untuk lebih berpikir kritis dalam melihat isu-isu di masyarakat.
“Berangkat dari persoalan di lapangan yang terjadi saat ini kemudian mencari solusi yang lebih strategis, melatih kemampuan komunikasi, dan mengembangkan soft skill kader melalui penulisan karya ilmiah,” kata Anjelina Unab.
Harapan Anjelina Unab bahwa kader-kader harus menjadi problem solver yang mampu merumuskan ide kreatif sekaligus mengimplementasikan sebagai satu solusi bagi kemajuan bangsa dan Tanah Bikomi khususnya.
Menurut kedua Kabid di atas bahwa total kader IMB Kefamenanu yang mengikuti MEC 8 terdiri dari 6 orang, yakni:
Tim Pendidikan Biologi
1. Fransiskus Nule (Ketua), dan
2. Arnoldus Janssen Nailiu.
Penarikan Mahasiswa KKN STKIP Sinar Pancasila, Donorius Nahak Beberkan Peran Aktif di Desa Tesa
Tim Ekonomi Pembangunan
1. Balthasar Efi (Ketua)
2. Elisabeth Lidiana Sensiyora Lette
Tim Manejemen:
1. Arnoldus Jansen Nule (Ketua)
2. Feronika Unab***